
Pemerintah Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, menggelar rapat penyampaian hasil pembentukan dan penetapan batas wilayah antara Desa Karang Dima dengan Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Karang Dima dan berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh semangat musyawarah.
Pemerintah Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, menggelar rapat penyampaian hasil pembentukan dan penetapan batas wilayah antara Desa Karang Dima dengan Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Karang Dima dan berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh semangat musyawarah.
Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Karang Dima, Ibrahim Besari, BPD, Babinsa, Babinkamtibmas, staf Pemerintah Desa Karang Dima, staf Pemerintah Desa Nijang, serta unsur dan elemen masyarakat dari kedua desa. Kehadiran seluruh pihak terkait menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan kejelasan dan kepastian batas wilayah desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Karang Dima, Ibrahim Besari, menyampaikan bahwa proses pembentukan dan penegasan batas desa telah dilakukan melalui tahapan yang jelas, melibatkan kedua pemerintah desa serta masyarakat, dengan mengedepankan asas musyawarah dan mufakat. Beliau menegaskan bahwa penetapan batas wilayah ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum, menjaga keharmonisan antar desa, serta mencegah potensi permasalahan di masa mendatang.
Lebih lanjut, Ibrahim Besari selaku Kepala Desa Karang Dima mengajak seluruh masyarakat untuk menerima dan menjaga hasil kesepakatan batas desa yang telah ditetapkan bersama. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antar desa demi mendukung tertib administrasi pemerintahan serta kelancaran pembangunan desa.
Rapat ini ditutup dengan kesepahaman bersama antara Pemerintah Desa Karang Dima dan Pemerintah Desa Nijang, disaksikan oleh unsur TNI-Polri dan masyarakat, sebagai langkah strategis dalam menciptakan stabilitas wilayah, keamanan, serta pembangunan desa yang berkelanjutan.